Sekilas Tentang e-KTP

e-KTP

Nah, tulisan saya kali ini berdasarkan sedang gembornya berita tentang larangan memfotokopi e-KTP yang katanya banyak membuat susah masyarakat. Yuk kita pelajari dulu tentang e-KTP ini !

Apa sih e-KTP itu?

Kartu Tanda Penduduk elektronik atau electronic-KTP (e-KTP) adalah Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang dibuat secara elektronik, dalam artian baik dari segi fisik maupun penggunaannya berfungsi secara komputerisasi. (Sumber: Wikipedia)

Kenapa dibuat e-KTP?

Penggagas e-KTP ini yaitu Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia dengan menteri Gamawan Fauzi, dan program ini berlaku sejak tahun 2011. Dari sumber Wikipedia di atas, disebutkan kalau intinya e-KTP ini dibuat awalnya untuk menghindari adanya orang-orang yang bisa mempunyai KTP lebih dari satu. KTP yang lebih dari satu ini memiliki potensi kecurangan antara lain:

  1. Menghindari pajak
  2. Memudahkan pembuatan paspor yang tidak dapat dibuat di seluruh kota
  3. Mengamankan korupsi atau kejahatan/kriminalitas lainnya
  4. Menyembunyikan identitas
  5. Memalsukan data diri untuk kepentingan pribadi

Benernya karena kurang ilmu, saya juga ga begitu ngerti beberapa poin di atas hubungannya gimana dengan KTP ganda, tapi yaa, untuk sekarang percaya aja dulu deh ya, hehe. Saya persilakan teman-teman mencari sendiri gimana mekanismenya.

Apa sih Keuntungan e-KTP?

Masih menurut sumber yang sama (Wikipedia Indonesia), beberapa keuntungan e-KTP ini adalah:

  1. Sebagai identitas jati diri (jelas lah ini -_- )
  2. Berlaku nasional, sehingga tidak perlu lagi membuat KTP lokal untuk pengurusan izin, pembukaan rekening bank, dsb. (emang dulu KTP ga berlaku nasional ya? -_-)
  3. Mencegah KTP ganda dan pemalsuan KTP (bolehlah ini)
  4. Terciptanya keakuratan data penduduk untuk mendukung program pembangunan (program apa aja emangnya?)

Maaf jika poin-poin di atas ada komentar saya, tapi emang beberapa rada ga jelas sih.

Naah, dari sumber yang lain (detik.com), disebutkan kalau beberapa negara lain juga memiliki semacam e-KTP yang memiliki fungsi lebih, yaitu:

  1. Malaysia – sebagai kartu identitas, SIM, basic medical data, public key infrastructure, e-Cash, transit card
  2. Thailand – sebagai kartu identitas, riwayat kesehatan, certificate of authentication, e-border pass, online services
  3. Portugal – sebagai kartu identitas, tax card, social security card, health service user card, voters card

Silakan cari sendiri untuk e-KTP negara lainnya yak !

Gileee, keren banget kan benernya e-KTP ini kalau bisa dikembangkan dengan baik. Saya harap sih pemerintah juga ada rencana untuk menuju ke sana, jadi dompet saya ga tebel gara-gara kebanyakan kartu, KTP lah, SIM lah (A sama C lagi), kartu rumah sakit, kartu mahasiswa, kartu ATM, kartu nama, kartu remi… Oh, kalo kartu remi enggak deng.

Ya pokoknya semoga e-KTP ini menjadi satu kartu ajaib yang bisa efisien dan membantu hidup masyarakat Indonesia.

e-KTP kartu ajaib???

Yooi coy. Penjelasan e-KTP yang di atas itu baru segelintir aja, nah sekarang akan saya beritahu kenapa e-KTP bisa memiliki potensi yang besar seperti itu.

Jadii, e-KTP ini sejatinya termasuk ke dalam Smart Cards, atau lebih tepatnya Contactless Smart Cards.

Apaan lagi tuh om?

Okay, Smart Cards adalah sebuah kartu plastik yang memiliki chip komputer kecil. Kartu sekaligus chip ini memiliki integrated circuit yang dapat menyimpan dan memproses banyak data. Smart cards bisa memiliki RAM hingga 8 kilobyte, ROM hingga 346 kilobyte, programmable ROM hingga 256 kilobytes, dan 16-bit microprocessor. (Sumber: “ini”, “itu”, “anu”)

Benernya saya juga ga ngerti itu apaan kilobait-kilobait di atas, tapi biar keren aja makanya saya cantumin. Sukur-sukur kalau pembaca ada yang ngerti.

Nah, Contactless Smart Cards ini benernya hampir sama kayak Smart Cards, bedanya adalah di Contactless Smart Cards ini chipnya tidak terlihat dari luar kartu, tetapi tersembunyi di dalamnya. (Sumber: Wikipedia)

Makanya kalau kalian lihat e-KTP kalian kan ga ada chipnya tuh, jadi saya asumsikan termasuk Contactless Smart Cards. Tapi, benernya saya agak kecewa liat fisik e-KTP ini awalnya, ga keliatan chipnya jadi ga keliatan keren -_-

Oke lanjut lagi, jadi dengan teknologi itulah mengapa e-KTP ini bisa dibuat untuk menyimpan data dan juga seharusnya tidak hanya dipakai untuk mengisi identitas, tapi banyak kegunaan lainnya. Oiya, contoh Smart Cards itu kartu kredit, kartu Flazz. Nih gambar untuk Smart Cards dan Contacless Smart Cards yang transparan:

Carte_vitale_anonyme

RFID_Transparent_ISO_PVC_Card

Om, om, trus kenapa sih kok e-KTP ga boleh difotokopi?

Nah, ini saya juga bingung benernya. Silakan klik “link ini” untuk melihat dulu isi surat edaran resmi yang dikeluarkan oleh Kemendagri tentang larangan memfotokopi e-KTP.

Jadi, menurut Pak Menteri, kalau kita memfotokopi e-KTP, ditakutkan chip di kartu tersebut akan rusak dan worst case, bisa hilang tuh data-datanya. Repot juga kan?

Hmm, kalau e-KTP kita tertekuk, apalagi sampai patah trus ngerusak integrated circuit di dalemnya sih wajar kalau rusak. Tapi fotokopi? scan?

Loh, emang apa hubungannya fotokopi sama chip?

Tolong, saya juga ga begitu ngerti tentang itu, tapi ada artikel yang menarik nih. Di mana ada seorang praktisi IT yang membantah pernyataan Pak Menteri itu. Silakan dibaca artikel tersebut “di sini”.

Tambang bingung kan? Saya juga, wong ga ngerti tentang IT. Pokoke, terlepas pernyataan Pak Menteri yang benar, atau orang IT itu yang benar, kita sebagai masyarakat Indonesia patut mempertanyakan kejelasan masalah ini.

Mempertanyakan? Emang apa yang dipertanyakan om?

Akhirnyaaa, sampe di fasa terakhir post saya ini. Jadi benernya tulisan saya yang di atas itu cuma pendahuluan aja bro, maap yak kalau kepanjangan. Nah, serunya di mulai dari sini, silakan baca dulu dua artikel berikut: “ini” dan “itu”.

Gimana? Apakah Anda bisa menarik suatu simpul keanehan, yang menurut saya sih biasa terjadi di Indonesia.

Kalau boleh saya membuat kronologi:

  1. Mendagri mengeluarkan keputusan untuk mengganti KTP dengan e-KTP
  2. Kelebihan e-KTP sejauh ini baru sebagai kartu identitas yang terkomputerisasi
  3. Mendagri dengan alasan secukupnya melarang e-KTP untuk difotokopi
  4. Poin 3 mendorong suatu instansi untuk memproduksi card reader dalam jumlah banyak, dalam tempo sesingkat-singkatnya, dan tentu dana yang besar

Sudah tahu mengarah ke mana pemikiran saya?

Untuk yang belom mengerti, yaaa, bisa dibilang saya cuma takut aja semua ini cuma suatu permainan lagi. Permainan mencari celah sempit untuk menggemukkan perut-perut orang tertentu.

However, ini semua cuma pemikiran saya pribadi, mungkin saya aja yang terlalu skeptical. Silakan teman-teman menganalisis sendiri menurut pemikiran masing-masing.

Saya harap program Pak Menteri ini bisa berjalan lancar dan lebih memudahkan hidup saya serta masyarakat Indonesia lainnya dari Sabang sampai Merauke, untuk kemajuan Indonesia yang saya cintai ini.

Sekian tulisan saya kali ini, semoga bermanfaat.

“Be skeptical, pursue the truth”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,340 other followers

%d bloggers like this: